Budidaya Udang Vannamei 1 – inFishta.beta

Budidaya Udang Vannamei 1

Udang vannamei (Litopenaeus vannameii) berasal dari daerah subtropis pantai barat Amerika, khususnya Hawaii. Posisi Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa dengan musim hujan dan kemarau yang tetap, menyebabkan Indonesia mampu memproduksi udang vannamei sepanjang tahun. selain kaya akan protein dan vitamin, udang vannamei juga kaya akan kandungan mineral yang dibutuhkan oleh kita. 

Udang vaname termasuk kedalam daftar udang yang mempunyai tingkat pertumbuhan lumayan cepat. Dalam waktu 70 hari udang bisa berukuran 60 pcs per kilogram, dan sudah bisa dipanen. Udang vaname yang dibudidaya di Indonesia memiliki kualitas yang menengah keatas, tak heran jika permintaan udang vannamei sangat tinggi baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. 

Keunggulan Udang Vaname dibandingkan udang lainnya :

  • Responsif terhadap pakan dengan kadar protein 25 - 30% (lebih rendah dari udang windu).
  • Kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan suhu rendah, Adaptasi terhadap perubahan salinitas (khususnya pada salinitas tinggi).
  • Laju pertumbuhan yang relatif cepat pada bulan 1 dan 2.
  • Angka kehidupan (Survival Rate /SR)  hidup tinggi, sekitar 50-70%.
  • Dapat ditebar dengan kepadatan tinggi karena hidupnya mengisi kolom air bukan di dasar saja.
  • Serapan pasar luas, mulai dari ukuran 10 hingga 25 gram per ekor. 

Budidaya udang vannamei ini akan dilakukan di Brebes dengan estimasi return sekitar 51,82% per siklusnya dengan jumlah panen 6 ton. Setelah panen di siklus pertama, modal akan digunakan kembali untuk budidaya udang di siklus ke 2, Sehingga total durasi kontrak selama 1 tahun.

Praktik panen pada budidaya udang vannamei adalah panen parsial dan panen total. Panen parsial adalah panen yang dilakukan ketika umur udang sudah mencapai 60 hari dengan mengambil 20% massa udang, tujuannya yaitu mengurangai massa udang di dalam kolam agar udang tidak terlalu sesak dan dapat tumbuh dengan cepat. Panen total adalah panen udang secara keseluruhan.

Budidaya udang vannamei ini melibatkan lima petani ikan di lapangan dan bekerja sama dengan CP PRIMA yang berpengalaman selama betahun-tahun dalam menyediakan benur, pakan, obat-obatan hingga teknisi lapangan agar pertumbuhan udang lebih optimal dan terhindar dari penyakit.

Perlu diketahui bahwa investasi budidaya udang vannamei merupakan investasi yang memiliki risiko cukup tinggi, oleh karena itu juga investasi ini memiliki keuntungan yang cukup tinggi. Total return yang didapatkan dari dua siklus budidaya udang mencapai 103,63%.