Lebih Bergizi Ikan Air Laut, atau Ikan Air Tawar?
Lebih Bergizi Ikan Air Laut, atau Ikan Air Tawar?
Di post pada: 20 Desember 2020 20:26  -   Waktu baca: 4 menit
Ikan merupakan salah satu hidangan favorit oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan, baik ikan laut ataupun ikan air tawar keduanya sama-sama memiliki rasa yang lezat. Selain rasa yang lezat, kandungan gizi pada ikan laut juga tidak perlu diragukan lagi. Sama seperti halnya ikan air laut, ikan air tawar juga memilki kandungan gizi yang cukup. Namun, diantara kedua ikan ini mana yang kandungan gizinya lebih besar ya?

Perbedaan Ikan air laut dan ikan air tawar

Habitat adalah perbedaan yang sangat menonjol pada ikan air laut dan ikan air tawar. Ikan air laut hidup di air laut yang cenderung memiliki variasi temperature. Selain temperatur, ombak dan arus di laut juga cenderung kuat dan dinamis. Berbeda halnya dengan ikan air laut, ikan ini tentunya hidup di air tawar yang cenderung memiliki kondisi air yang lebih stabil.

Ciri fisik dari ikan air laut dan ikan air tawar pun cenderung berbeda, misalnya, duri. Duri pada ikan air laut cenderung lebih kuat, dan tebal. Hal ini dipengaruhi adaptasinya dengan kondisi lingkungannya. Sedangkan duri pada ikan air tawar cenderung tidak setebal ikan air laut.

Selain tempat hidupnya, kebutuhan nutrisi ikan air laut dan ikan air tawar juga berbeda. Ikan air laut membutuhkan lemak sebagai nutrisi utama. Kekurangan asam lemak esensial pada ikan akan menyebabkan banyak gangguan kesehatan pada ikan laut. Gangguan kesehatan ikan tersebut diantaranya fekunditas, kemampuan membentuk embrio, kematian larva, petumbuhan abnormal, salah pigmentasi, kecacatan penglihatan, ketidakmampuan untuk makan pada intensitas cahaya yang rendah, tingkah laku yang abnormal dan pada kondisi suhu rendah fungsi membran akan menurun. Berbeda halnya dengan ikan air tawar, ikan ini tidak membutuhkan asam esensial yang sama seperti ikan air laut dan tidak bisa memproduksi lemak sendiri melainkan dari pakan.

Kandungan Gizi Ikan Air Laut dan Ikan Air Tawar

Menurut Prof Ir Ahmad Sulaeman, PhD, Guru besar bidang Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Institut Pertanian Bogor (IPB) ikan laut punya beberapa kandungan gizi yang dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan ikan air tawar.

Ikan laut dikatakan cenderung memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi karena memiliki kandungan asam lemak essensialnya lebih besar dibanding ikan air tawar. Asam lemak essensial dipengaruhi oleh suhu dan salinitas perairan yang memilki banyak manfaat diantaranya membantu perkembangan janin dan otak. Salah satu contoh ikan laut misalnya Ikan Cakalang, ikan ini kandungan kolesterol rendah, protein daging mudah dicerna, gizi yang cukup baik.

Meskipun begitu, kandungan gizi ikan tawar tidak bisa disepelekan. Menteri Kesehatan RI, Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp. M (K) mengatakan baik ikan air laut dan ikan air tawar, keduanya merupakan sumber makanan yang tidak kalah sehat dengan sumber protein lainnya. Misalnya Ikan Patin yang tinggi akan omega 3 dan omega 6. Bukan hanya ikan patin, belut dan gabus juga termasuk ikan air tawar yang bagus karena mengandung globulin untuk pembentukan antibodi.

Kesimpulannya adalah baik ikan laut ataupun ikan air tawar keduanya memiliki kandungan gizi yang tinggi dan dapat dijadikan pilihan santapan keluarga setiap harinya.

Daftar Pustaka

bobo.grid.id. (2017, 11 November). Kenapa Ikan Laut Lebih Bergizi Daripada Ikan Air Tawar?. Diakses pada 18 Desember 2020, dari https://bobo.grid.id/read/08678983/kenapa-ikan-laut-lebih-bergizi-daripada-ikan-air-tawar

health.detik.com. (2016, 21 November). Ikan Air Laut Vs Ikan Air Tawar, Mana yang Gizinya Lebih Baik?. Diakses pada 18 Desember 2020, dari  https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3350007/ikan-air-laut-vs-ikan-air-tawar-mana-yang-gizinya-lebih-baik

hellosehat.com. (2020, 18 Desember). Mana yang Lebih Bergizi: Ikan Laut Atau Air Tawar?. Diakses pada 18 Desember 2020, dari https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/gizi-ikan-air-tawar-dan-ikan-laut/

Pangkey, H., 2011. Kebutuhan asam lemak esensial pada ikan laut. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 7, 2,  93-102.

 

 

Ditulis oleh: Admin