Budidaya Ikan Sidat Terbukti Hasil Panen Melimpah
Budidaya Ikan Sidat Terbukti Hasil Panen Melimpah
Di post pada: 16 Februari 2020 23:19  -   Waktu baca: 15 menit

 

 

 

 

Pernah mendengar ikan sidat? Ikan sidat adalah salah satu jenis ikan yang biasa hidup di air laut. Bentuknya yang memanjang dan bertubuh ramping menjadikannya banyak dikira belut. Tapi tentu saja ikan sidat bukanlah belut, sebab ada beberapa perbedaan yang sangat jelas terlihat.

Ikan sidat adalah salah satu jenis ikan yang sedang banyak dibudidaya selama beberapa tahun terakhir ini. Pembudidayaan yang cukup cepat dan banyaknya permintaan menjadikan budidaya ikan sidat menjadi primadona sekarang ini.

Apa saja yang harus dipersiapkan dan diperhatikan untuk budidaya ikan sidat ini? Menjawab pertanyaan anda, berikut cara budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah yang bisa anda jadikan acuan untuk melakukan budidaya ikan sidat seperti berikut ini:

 

1. Persiapan Kolam Ikan Sidat

Walaupun banyak hidup di air laut, nyatanya sidat juga ada yang hidup di perairan tawar. Ini menjadikan cara budidaya sidat tidak banyak berbeda dibandingkan membudidaya ikan air tawar yang biasa kita temui.

Walaupun seperti itu tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan, agar budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah.

Hal yang harus diperhatikan adalah banyaknya ikan dalam satu kolam. Untuk mendapatkan hasil panen melimpah, banyaknya ikan dalam satu liter air berjumlah enam. Jika dalam satu liter terdapat lebih dari enam ikan sidat, kemungkinan besar ikan sidat tidak akan tumbuh secara maksimal.

Dari segi kolam, ada dua jenis kolam yang bisa anda gunakan untuk memulai budidaya ikan sidat  untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah. Anda bisa menggunakan kolam terpal atau anda juga bisa menggunakan kolam beton atau tanah. 

Masing-masing jenis kolam memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Baik dari segi ekonomi ataupun efisiensinya. Dan untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan tentang kolam-kolam yang bisa anda gunakan untuk budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah.

 

a. Untuk Kolam Terpal

Untuk mendapatkan hasil yang lebih menguntungkan, anda bisa menggunakan kolam terpal dalam budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah. Selain lebih menguntungkan, menggunakan kolam terpal juga memiliki keuntungan lain dan menjadikan ikan sidat saat panen tidak  berbau tanah. 

Seperti dijelaskan diawal, ikan sidat adalah ikan yang banyak dicari masyarakat terutama  untuk pasar ekspor. Namun ikan sidat yang banyak dicari tentu adalah jenis ikan sidat yang tidak bau tanah. Ini karena kolam terpal lebih bisa menjaga citarasa sidat.

Untuk memasang kolam terpal yang pertama harus diperhatikan adalah kerangka kolam yang bisa anda buat dari kayu ataupun bambu. Sebelum dipasang, anda juga harus memastikan bahwa dibagian alas sudah terlapisi sekam padi atau karpet yang sudah tidak terpakai dan juga pastikan tidak ada benda tajam sehingga bagian alas harus rata sehingga nantinya tidak dikhawatirkan merusak kolam.

 

b. Untuk Kolam Beton atau Tanah

Hampir sama dengan kolam terpal, kolam beton atau tanah juga memiliki keunggulan yang harus anda pertimbangkan untuk budidaya ikan sidat. Salah satu keunggulan dari kolam beton atau tanah adalah praktis dan juga hemat.

Jika dilihat dari segi ekonomis, kolam beton atau tanah justru lebih murah jika dibandingkan dengan kolam terpal sehingga anda bisa lebih berhemat. Tidak hanya itu, kolam sidat yang terbuat dari beton atau tanah lebih tahan lama sehingga anda bisa menekan biaya pengeluaran untuk waktu yang cukup lama. 

Namun diluar itu, kolam beton atau tanah juga memiliki kekurangan jika dibandingkan dengan kolam terpal. Karena terbuat dari tanah, ikan sidat yang dibudidaya didalam kolam beton atau tanah akan berbau tanah dan mempengaruhi cita rasa asli ikan.

Biasanya kolam beton yang digunakan berukuran 2m x 2m dengan ketinggian air 0,8m. Ukuran ini bisa anda jadikan perbandingan yang ideal jika ingin membuat kolam yang lebih besar atau lebih kecil.

 

c. Untuk Kolam Fiberglass

Budidaya ikan sidat menggunakan kolam fiberglass, sangat praktis digunakan. Anda bisa memilih luas kolam fiber yang sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu kolam fiberglass juga mudah dipindahkan dan memiliki kekuatan yang bagus untuk ketahanan kolam. Dalam proses pembesaran benih ikan sidat seperti halnya telur ikan ada tempat tersendiri untuk menempatkannya.

Budidaya ikan sidat dengan kolam fiberglass dapat dimodifikasi ukuran, sesuai dengan tahapan perkembangan ikan sidat. Penggunaan kolam fiberglass mengantisipasi kebocoran sebab kolam ini memiliki ketahanan yang tinggi efektif dan efisien penggunaanya.

Dengan menggunakkan kolam fiberglass dalam budidaya ikan sidat memiliki kelebihan secara tingkat praktis dan efisiensi dibandingkan penggunaan kolam terpal maupun kolam tanah. 

 

2. Faktor Persiapan Kolam Ikan Sidat

Ikan sidat termasuk ikan yang sangat sensitif terhadap lingkungan baru. Kolam yang tidak dipersiapkan dengan matang akan menjadikan budidaya ikan sidat tidak berjalan dengan baik dan menghasilkan ikan yang tidak tumbuh secara optimal. 

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah. Diantaranya adalah:

 

a. Suhu

Seperti sudah dijelaskan diawal, ikan sidat adalah jenis ikan yang sangat sensitif sehingga keadaan kolam budidaya harus benar-benar mendukung. Dan yang sering terlewat adalah suhu.

Ikan sidat tidak terlalu suka suhu lingkungan yang terlalu panas. Itulah kenapa jika anda ingin budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah yaitu dengan memilih tempat yang teduh.

Dampak dari suhu yang tidak sesuai adalah meningkatnya angka kematian ikan. Tidak hanya itu, ikan juga menjadi cepat terkena penyakit karena nafsu makan ikan terganggu. Cara untuk mencari tahu suhu kolam yang tidak sesuai adalah dengan memperhatikan aktivitas ikan. Jika ikan berkumpul secara bergerombol di satu sisi kolam, itu menandakan suhu kolam tidak sesuai.

Untuk menjaga suhu dari kolam, ada beberapa cara yang bisa anda coba seperti misalnya dengan memasukkan tanaman eceng gondok dan juga sekam padi untuk alas kolam. Eceng gondok bisa berfungsi untuk penetral suhu jika suhu kolam terlalu panas dan sekam adi berguna untuk isolator saat suhu menjadi dingin.

 

b. PH

Selain suhu yang harus diperhatikan juga adalah PH air. PH air kolam untuk budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah adalah dikisaran 7-8. 

Cara mudah untuk mengetahui kadar PH air sudah sesuai adalah dengan menggunakan kertas lakmus. Masukkan kertas lakmus kedalam air budidaya dan warna yang ditunjukkan kemudian oleh kertas akan menjadi indikator PH air.

Jika kertas berubah warna menjadi merah itu menandakan PH terlalu asam, warna hijau menandakan air tersebut terlalu basa atau alkali, dan jika berwarna kuning maka itu menandakan PH air netral. Pastikan PH air sudah sesuai dengan kadarnya sebelum memasukkan ikan sidat kedalam kolam budidaya.

 

c. Kandungan Oksigen

Sama seperti ikan lainnya, makanan adalah faktor terpenting agar pertumbuhan ikan sidat maksimal. Hanya saja hal tersebut tidak bisa terjadi jika penyerapan makanan ikan sidat terganggu. 

Salah satu hal yang menyebabkan penyerapan makanan terganggu adalah karena air kolam memiliki bau yang tidak sedap diakibatkan kadungan oksigen yang tidak sesuai. Kandungan oksigen untuk kolam ikan sidat adalah 1-2,5 ppm.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan kandungan oksigen terganggu adalah suhu, tekanan air serta kemurnian air kolam. Itulah kenapa kebersihan dan suhu lingkungan harus menjadi point penting sebelum budidaya ikan sidat dilakukan.

 

3. Pemilihan Bibit Sidat

Budidaya ikan sidat terbukti hasil panen melimpah sangat ditentukan oleh pemilihan bibit sidat. Oleh karena itu, ikan sidat adalah jenis ikan yang sangat sensitif terhadap lingkungannya sehingga untuk dibudidaya diperlukan adaptasi khusus. Pilihlah bibit ikan sidat yang masih berukuran 0/17 gram per ekornya.

 

4. Penebaran Bibit Sidat

Penebaran ikan sidat kedalam kolam sebaiknya tidak dilakukan asal. Ada waktu khusus dimana anda bisa menebar ikan sidat diwaktu tersebut seperti waktu pagi hari. Alasannya karena saat pagi hari, suhu air kolam masih rendah sehingga sidat akan lebih mudah beradaptasi.

Ikan sidat yang dimasukkan pada saat suhu udara dan air tinggi akan menjadikan ikan sidat lebih cepat depresi dan kehilangan nafsu makan sampai akhirnya sakit dan meningkatkan tingkat kematian ikan.

Penebaran juga memutuhkan cara khusus seperti misalnya jangan pernah langsung memindahkan ikan sidat dari plastik ke kolam budidaya. Masukkan plastik ikan kedalam kolam terlebih dahulu sehingga suhu air didalam plastik dan kolam menjadi sama.

Jika suhu sudah sama, anda bisa langsung membuka plastik namun tetap biarkan ikan keluar dengan sendirinya dari plastik karena ikan tetap membutuhkan adaptasi terhadap suhu kolam.

Agar mendapatkan hasil budidaya ikan sidat yang bagus, anda juga harus memperhatikan jumlah ikan per liter air. Perbandingan banyaknya air dengan ikan adalah 1:6 atau satu liter untuk 6 ekor ikan. Jika lebih banyak ikan per liternya, akan menjadikan ikan tidak akan berkembang secara optimal.

 

5. Pembesaran Ikan Sidat

Untuk mencapai ukuran ikan sidat yang optimal dan siap panen, anda harus menunggu selama 7-8 bulan. Ukuran ikan sidat yang siap panen adalah berkisar antara 200 gram per ekornya.

Tapi sebelum mencapai ukuran ikan ideal, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Yaitu:

 

  1. Kebutuhan Pakan Ikan Sidat

Sama dengan budidaya ikan lainnya, biasanya biaya terbesar saat melakukan budidaya ada pada bagian pakan. Seperti halnya ikan sidat ini yang membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk dapat tumbuh optimal.

Makanan buatan untuk sidat biasanya adalah berupa pelet dan pakan campuran yang berupa pakan udang, indofeed dengan campuran vitamin C dam CMC. Perbandingan untuk makanan ini adalah 10:45:45.

Pemberian pakan ikan sidat juga harus pada jam tertentu seperti misalnya pada jam 10 pagi dengan memberikan 40% pakan dan jam 20 malam dengan memberikan 60% sisa pakan.

 

b. Pengendalian Penyakit

Kebersihan kolam adalah hal terutama untuk mengendalikan penyakit yang bisa menyerang ikan sidat. Tidak hanya itu, anda juga bisa memberikan pakan tambahan yang mengandung probiotik sebagai antibody tambahan bagi ikan.

Pengendalian penyakit bisa dilakukan secara rutin seperti misalnya dengan mengambil sample ikan sidat 5% disetiap minggunya untuk melihat kesehatannya. Jika ukuran badan tidak sesuai atau  terdapat indikasi penyakit, anda bisa langsung kejar pakan di minggu selanjutnya.

 

6. Teknik Panen Ikan Sidat

Terdapat cara khusus untuk panen ikan sidat seperti misalnya tidak memberi pakan satu hari sebelum panen. 

Berikan pakan pada saat hari panen. Saat ikan sidat datang bergerombol berebut makanan pada saat itulah anda bisa menjaringnya dan memasukkannya kedalam tempat penampungan.

Disini anda juga bisa memisahkan ikan yang sudah memiliki ukuran ideal dengan yang belum. Ikan yang belum mencapai ukuran ideal bisa anda kejar pemberian makan di minggu selanjutnya  untuk panen berikutnya.

Hal yang harus diperhatikan pada saat panen adalah air didalam kolam penampungan. Pastikan air  telah dilengkapi dengan aerator dan hanya berisi air yang dangkal.

Ditulis oleh: Admin